Selasa, 31 Oktober 2017

DDGS


DDGS adalah produk ikutan dari penggilingan kering dan industri etanol setelah etanol dan CO2 dihilangkan. Banyak dipakai untuk campuran pakan ternak ruminan, unggas, babi, dan akuakultur. Dalam pakan broiler komposisi DDGS adalah 15%. Untuk sapi perah komposisinya adalah 20%, DDGS untuk sapi perah dijadikan sebagai sumber protein, lemak dan fosfor. Komposisi DDGS untuk akuakultur adalah 30% pada ikan tawar seperti lele dan nila, 20% ikan laut, dan 10% untuk udang.

Kandungan yang terkandung dalam DDGS adalah protein 27%, lemak 9-10%, dan serat <7%. Saat ini Amerika Serikat adalah penghasil jagung terbesar didunia, dan lebih banyak dikonversikan menjadi sumber energi terbarukan dalam bentuk etanol. Jagung dikonversikan menjadi alkohol dalam bentuk etanol yang diperoleh dari fermentasi jagung.

Adapun secara garis besar pengolahan jagung menjadi etanol adalah sebagai berikut. Pertama-tama jagung dibersihkan kemudian digiling, setelah melewati penggilingan kering kemudian dicampur enzim menjadi adonan, kemudian disterilkan dan difermentasikan untuk menghasilkan alkohol dan sisa fermentasi.

Sisa fermentasi kemudian disentrifus menjadi padatan yang dikenal dengan nama distiller's grain basah, kemudian sisa cairannya dapat diuapkan menjadi tetes yang dikenal dengan nama condensed ditiller's atau solubles. Kedua jenis dicampur kemudian dikeringkan akan menjadi DDGS.

DDGS yang berasal dari jagung kuning umumnya berwarna kuning keemasan, tetapi jika pengeringannya berlebihan maka akan diperoleh DDGS yang berbau gosong. Demikian juga jika fermentasi tidak berjalan dengan baik maka DDGS berbau asam. Kedepannya perkembangan DDGS akan semakin meningkat sejalan dengan berkembangnya teknologi produksi etanol, sehingga kualitas DDGS juga semakin baik.

Harga DDGS saat ini adalah Rp 3900/kg
Info harga/pemesanan bisa hubungi kami melalui:
Telp : 0857-0208-0574
SMS/WA : 0857-0208-0574

Kamis, 26 Oktober 2017

Bungkil Kedelai (Soybean Meal) Argentina

Bungkil kedelai atau soybean meal (SBM) merupakan bahan sisa setelah kedelai diambil minyaknya. Bungkil kedelai mengandung protein yang tinggi 44-51% dan memiliki kandungan asam amino yang cukup lengkap seperti lisin dan triptofan. Merupakan bahan yang efisien sehingga banyak digunakan sebagai campuran pakan ternak unggas maupun ternak ruminansia (sapi, kambing, kerbau, dll). komposisi untuk ayam petelur adalah 10-25%, ayam pedaging antara 15-30%. Untuk ternak ruminansia perlu dilakukan pengolahan lebih lanjut karena bungkil kedelai memiliki tingkat ketahanan protein <40%, yang artinya memiliki tingkat degradasi protein yang tinggi saat berada dalam rumen (sistem pencernaan hewan ruminansia). Untuk mengurangi degradasi protein dapat diolah dengan dilakukan pemanasan, pemberian formalin, kapsulisasi, dan tanin.

Kandungan pada Bungkil Kedelai (soybean meal)
Protein 44-51%
Serat kasar max 6,5%
Kandungan air max 12%
Energi 2200 kkal/kg

SBM kami berasal dari Amerika Latin. Argentina merupakan penghasil bungkil kedelai nomer satu di dunia. SBM dari argentina ini banyak direkomendasikan bagi para peternak karena kualitasnya yang bagus. Harga SBM argentina kami sangat bersaing, harga kami update setiap hari jadi silahkan jangan sungkan untuk menghubungi kami untuk sekedar bertanya. Harga yang kami tawarkan adalah harga Locco (pengambilan di gudang), namun kami juga menyediakan transportasi sampai ketempat anda dengan biaya yang terjangkau.

Harga bungkil kedelai saat ini adalah Rp 5500/kg
Info harga/pemesanan bisa hubungi kami melalui:
Telp : 0857-0208-0574
SMS/WA : 0857-0208-0574

Hubungi Kami

Smiley face

Smiley face   0857 0208 0574
Smiley face   0857 0208 0574
Smiley face   0857 0208 0574
Smiley face   5E262EAE

Animal Farm

Animal Farm

Popular Posts

Blog Archive